Pemberian Mufrodat/Kosa Kata Bahasa Arab dan Inggris Baru Setiap Hari di Pondok Modern Madinatussalam Jepara

Di era globalisasi saat ini, penguasaan bahasa asing bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan sebuah kebutuhan dasar. Memahami hal tersebut, Pondok Modern Madinatussalam Jepara terus konsisten menerapkan mahkota pesantren, yakni lingkungan berbahasa (bi’ah lughawiyyah). Salah satu pilar utamanya adalah program pemberian kosa kata atau mufrodat harian.
Mengapa Mufrodat Setiap Hari?
Belajar bahasa adalah soal pembiasaan, bukan sekadar teori di dalam kelas. Dengan memberikan kosa kata baru setiap pagi, santri diajak untuk membangun “tabungan” kata yang akan digunakan dalam percakapan sehari-hari.
“Lughatul ma’had hiya lisanul ma’had” — Bahasa pondok adalah cerminan identitas pondok tersebut.
Mekanisme Pelaksanaan
Program ini dijalankan secara disiplin dan terstruktur oleh bagian penggerak bahasa (Language Advisory Council). Berikut adalah alurnya:
- Waktu Pelaksanaan: Dilakukan setiap pagi setelah salat Subuh atau sebelum aktivitas belajar dimulai.
- Dua Bahasa: Santri diberikan kosa kata dalam bahasa Arab dan bahasa Inggris secara bergantian atau bersamaan sesuai jadwal yang ditentukan.
- Metode Demonstrasi: Pengurus bahasa memberikan kata baru, menjelaskan maknanya, dan memberikan contoh penggunaannya dalam kalimat.
- Tirukan dan Ulangi: Seluruh santri menirukan pengucapan (pronunciation/makhraj) yang benar secara klasikal agar melekat dalam ingatan.
Tujuan Utama Program
- Memperkaya Perbendaharaan Kata: Santri memiliki variasi kata yang luas untuk berkomunikasi.
- Membangun Kepercayaan Diri: Semakin banyak kata yang dikuasai, semakin berani santri untuk berbicara di depan umum.
- Persiapan Studi Lanjut: Bahasa Arab sebagai kunci memahami kitab kuning dan studi ke Timur Tengah, sementara bahasa Inggris sebagai jendela ilmu pengetahuan umum dan internasional.
Konsistensi Adalah Kunci
Di Pondok Modern Madinatussalam Jepara, kami percaya pada filosofi “sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit”. Jika seorang santri menghafal 3 kata saja per hari, dalam satu tahun mereka sudah mengantongi lebih dari 1.000 kosa kata baru.
Melalui kegiatan ini, diharapkan santri PMM Jepara tidak hanya unggul dalam karakter dan spiritualitas, tetapi juga cakap berkomunikasi di kancah global dengan bahasa Arab dan Inggris yang